Apa arti Minal ‘aidin wal Faizin?

10 09 2011

Sudah 12 hari berlalu hari raya Idul Fitri 1432 H. Tapi karena masih dalam bulan Syawal jadi nuansa lebarannya masih terasa. Teman-teman dan sanak saudara masih banyak yang sering mengucapkan selamat lebaran baik via sms, facebook, atau ketemu langsung. Biasanya ucapan yang sering terucap / tersampaikan adalah minal aidzin wal faizin mohon maaf lahir dan batin. Nah disinilah rasa penasaran saya muncul, apa sih sebenarnya arti dari “Minal Aidzin wal Faidhin” itu? Apakah benar pelafalannya seperti itu? Setelah bertanya-tanya ke orang-orang yang ngerti bahasa Arab hasilnya menurut mereka intinya kalimat tersebut gak ada artinya. Nah loh? jangan-jangan kalimat tersebut sebuah mantra lagi (kena sindrom Harry Potter :D )

Tapi pencarian belum berhenti sampai disitu, saya terus berusaha mencari apa arti sebenarnya dari kalimat tersebut. Alhamdulillah akhirnya ketemu juga kajian tentang ucapan lebaran yang masih belum jelas artinya tadi. Jadi begini menurut kajian tersebut, para sahabat Rasulullah SAW biasa mengucapkan kalimat Taqobalallaahu minnaa wa minkum di antara mereka. Arti kalimat ini adalah Semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian. Maksudnya, menerima amal ibadah kita semua selama bulan Ramadhan. Para sahabat juga biasa menambahkan: shiyamana wa shiyamakum, semoga juga puasaku dan kalian diterima.

Lalu bagaimana dengan kalimat: minal ‘aidin wal faizin? Menurut Quraish Shihab dalam bukunya Lentera Hati, kalimat ini mengandung dua kata pokok: ‘aidin dan faizin (Ini penulisan yang benar menurut ejaan bahasa indonesia, bukan aidzin, aidhin atau faidzin, faidhin. Kalau dalam tulisan bahasa arab: من العاءدين و الفاءيزين )

Yang pertama sebenarnya sama akar katanya dengan ‘Id pada Idul Fitri.  ‘Id itu artinya kembali, maksudnya sesuatu yang kembali atau berulang, dalam hal ini perayaan yang datang setiap tahun. Sementara Al Fitr, artinya berbuka, maksudnya tidak lagi berpuasa selama sebulan penuh. Jadi, Idul Fitri berarti “hari raya berbuka” dan ‘aidin menunjukkan para pelakunya, yaitu orang-orang yang kembali. (Ada juga yang menghubungkan al Fitr dengan Fitrah atau kesucian, asal kejadian)

Faizin berasal dari kata fawz yang berarti kemenangan. Maka, faizin adalah orang-orang yang menang. Menang di sini berarti memperoleh keberuntungan berupa ridha, ampunan dan nikmat surga. Sementara kata min dalam minal menunjukkan bagian dari sesuatu.

Sebenarnya ada potongan kalimat yang semestinya ditambahkan di depan kalimat ini, yaitu ja’alanallaahu (semoga Allah menjadikan kita). Jadi selengkapnya kalimat minal ‘aidin wal faizin bermakna (semoga Allah menjadikan kita) bagian dari orang-orang yang kembali (kepada ketaqwaan/kesucian) dan orang-orang yang menang (dari melawan hawa nafsu dan memperoleh ridha Allah). Jelaslah, meskipun diikuti dengan kalimat mohon maaf lahir batin, ia tidak mempunyai makna yang serupa. Bahkan sebenarnya merupakan tambahan doa untuk kita yang patut untuk diaminkan.

Alhamdulillah jelas sudah, jadi arti Minal ‘aidin wal faizin bukannlah mohon maaf lahir dan batin (karena beberapa orang menyangka seperti itu termasuk saya :D ). Dan ingat penulisan dan pelafalan dalam ejaan bahasa Indonesia yang benar adalah minal ‘aidin wal faizin. Semoga kajian singkat dan sederhana ini bisa memberikan manfaat buat kita semua dan tentunya kita tidak berhenti untuk belajar dan mencari kebenaran tentang ajaran-ajaran Ilahi.

Dari saya, Taqobalallaahu minnaa wa minkum Mohon maaf lahir dan batin, Semoga kita masih bisa berjumpa pada bulan ramadhan tahun depan.


Actions

Information

10 responses

10 09 2011
teta

tak kira minal aidin wal faizin artinya mohon maaf lahir batin :)

10 09 2011
Novika Purnama Sari

Hi Haneev,,, nice to read your article! It’s useful tough.. I also just knew the true meaning and spelling of “Minal Aidin Wal Faidin”. Besides, the way of your writing is also funny and interesting. You add some humours and I get it :) It’s simple, clear, and right to the point. I like it :) Thank you so much for sharing! I think you should teach me how to make a complete blog just like yours :)

10 09 2011
hanovic

@teta hehehe, inget loh Te, ejaan penulisanmu masih kurang tepat kalo berdasar kajian di atas :P

@novika thank’s a lot sis, I have look your blog & I think your writing better than my own. I suggest you can have a blog by wordpress :)

10 09 2011
teta

Lha? kurang tanda petik satu itu ya?

10 09 2011
10 09 2011
hanovic

@teta iya Te, soale bhs. Arab salah tanda petik atau huruf satu aja bisa berubah arti :)

@novika yup, i had check it that :)

10 09 2011
andrez

ow gt gan, memang sebaiknya kalimat buat maaf2an nya justru yang mohon maaf lahir dan batin, ngaturaken sedoyo kalepatan, nuwun pangapunten, forgive me for my mistakes, spurane sing wakeh dll,atw bahasa yg sesuai daerah kita masing-masing,yang intinya bisa sama2 ngerti

11 09 2011
hanovic

@andrez yup, begitu lebih baik, lebih dimengerti oleh lawan bicara kita. nuwun pangapunten too yo gan :D

12 09 2011
MUHAMMAD SHOFWAN

Alhamdulillah, Allah telah membukakan hati kita untuk memahami ketidak tahuan kita. Sedikit saja sharing, Sebaiknya meminta maaf dilakukan setiap kita melakukan kesalahan pada orang lain, jadi tidak perlu menunggu tahun depan pada saat Idhul Fithri. Untuk menjadi umat Muhammad Rosulullah saw hendaknya ikuti apa yang dilakukan dan dikatakannya saja, itu disebut kita melakukan i’tiba ( menurut/patuh ). Karena melakukan sesuatu peribadahan yang tidak mengikuti nabi saw akan sia sia alias tertolak disisi Allah. ” Kebenaran datangnya dari Allah ” yang salah dari saya hambanya yang dhoif/lemah dan bodoh. BArokallahu fik wa ahlikum.

12 09 2011
hanovic

@muhammad makasih brader atas tambahannya, tp malah sy muncul pertanyaan utk ente brader, kan banyak tuh doa2 yg munculnya bukan dr doa yg diucapkan Rasulullah SAW, misal ulama, sahabat, atau malah sunan2 (kalo di Indonesia), apakah jk kita mengamalkan doa2 tsb doanya gak akan diterima gara2 doa tsb blm pernag diucapkan rasulullah saw? :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.