Cara Menentukan Arah Kiblat Shalat

16 07 2010

MUI tertanggal 22 Maret 2010 telah mengeluarkan fatwa tentang perubahan arah kiblat shalat untuk muslim di Indonesia yang berubah dari arah Barat menjadi Barat Laut.

Dengan adanya fatwa tersebut tidak sedikit masyarakat yang merasa bingung atau pusing, ada muncul opini untuk bongkar Masjid (wow…ekstrim banget :D ) dan ada juga yang merasa ragu dengan dikeluarkannya fatwa tersebut.

Munculnya fatwa MUI ini ditanggapi dengan alasan yang berbeda-beda. Ketua MUI Bidang Fatwa, Ma’ruf Amin mengatakan bahwa kiblat shalat di Indonesia berubah karena Indonesia itu letaknya tidak di Timur pas Kabah tapi agak ke Selatan, jadi arah kiblat kita juga tidak Barat pas tapi agak miring yaitu arah Barat Laut. Sedangkan menurut Pakar Astronomi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Prof. Dr. Thomas Djamaluddin mengatakan masalah ketidakakuratan arah kiblat yang terjadi pada banyak masjid, bukanlah masalah pergeseran lempeng bumi, tetapi karena ketidakakuratan pengukuran pada awal pembangunannya. “Kesalahan satu derajat di Indonesia yang berjarak sekitar 8.000 km dari Mekkah, bisa menyebabkan penyimpangan besar, sekitar 140 km pada jarak tersebut”, terangnya.

Namun, kita sebagai masyarakat muslim di Indonesia tidak perlu risau dengan adanya perubahan arah kiblat ini. Ada beberapa cara untuk menentukan arah kiblat yang tepat dan akurat.

Cara pertama, dengan menggunakan panduan matahari dan pakar ilmu falak tapi sayangnya bagi sebagian besar kalangan masyarakat cara ini masih cukup rumit.

Cara kedua, menggunakan kompas. Khusus cara ini tingkat ketepatan arah dan akurasi masih dipertanyakan.

Cara ketiga, memanfaatkan piranti peta digital. Untuk hal ini kita bisa menggunakan QiblaLocator. Aplikasi QiblaLocator adalah buatan Hamed Zarrabi Zadeh bersama Ibn Mas’ud, peneliti asal Universitas Waterloo di Ontario, Kanada. Aplikasi ini memanfaatkan piranti peta digital milik Google.  Dengan Qibla Locator yang berbasis Google Earth ini dapat diketahui arah kiblat dari mana pun umat berada. Kendati memanfaatkan piranti teknologi, aplikasi ini juga memperhitungkan perhitungan astronomi berdasarkan bayangan matahari.  Pada saat itu matahari yang tampak dari semua penjuru Bumi dapat dijadikan penunjuk lokasi Kabah. Begitu pula bayangan benda tegak pada waktu itu, juga dapat menjadi menentu arah ke kiblat.

Untuk cara penggunaan QiblaLocator cukup mudah. Layaknya pengoperasian peta digital Google, pengguna cukup memasukkan nama lokasi, alamat atau nama jalan, kode pos, dan negara atau garis lintang dan garis bujur. Setelah dimasukan, otomatis sisi kanan gambar peta akan muncul besaran arah kiblat atau kabah dan jaraknya dari titik lokasi yang kita masukkan.

Selain penggunaannya yang mudah, aplikasi ini penggunaannya juga gratis alias tidak berbayar. Bagi umat muslim bisa mengakses aplikasi ini melalui QiblaLocator.com.

Sumber:

- MUI

- Republika.co.id





Akhir Masa Dunia

9 12 2009

Di tahun 2012, Tuhan memanggil Presiden AS, Cina, dan Indonesia untuk menyampaikan bahwa Ia memutuskan dalam tiga hari dunia akan kiamat. Tiga pemimpin ini disuruh kembali ke negaranya untuk menyampaikan kepada rakyat mereka masing-masing.

Akhirnya ketiga pemimpin ini pulang ke negara masing-masing sambil putar otak bagaimana caranya menyampaikan kabar ini kepada rakyatnya agar tidak panik.

Di depan Kongres Amerika dan disiarkan langsung di TV, Presiden Obama berpidato, “Ladies and gentlemen, ada kabar baik dan ada kabar buruk. Pertama kabar baik dulu. Tuhan itu benar-benar ada, seperti yang kita yakini. Kabar buruk: Tuhan akan memusnahkan dunia ini dalam tiga hari. ”Hasilnya, terjadi kerusuhan dan penjarahan di mana-mana.

Di Cina, presiden cina berpidato didepan Kongres: “Kamerad, ada kabar baik dan ada kabar buruk. Pertama kabar baik dulu. Ternyata Marx, Stalin, Ketua Mao, dan para pendahulu kita salah. Tuhan itu benar-benar ada. Kabar buruk: Tiga hari lagi Tuhan akan mengkiamatkan dunia ini. ”Hasilnya lumayan, orang-orang Cina lari menangis ketakutan dan membanjiri tempat ibadah utk bertobat.

Di indonesia, di depan sidang paripurna DPR yang dipimpin oleh ketua komisi III Benny K. Harman dan disiarkan langsung oleh TV One, SBY pidato: “Saudara sebangsa dan setanah air, saya membawa dua kabar baik. Kabar baik pertama: Sila pertama Pancasila kita sudah benar, bahwa Tuhan itu benar-benar ada. Kabar baik kedua: Dalam tiga hari ini semua masalah energi, kesulitan pangan, penderitaan, kemiskinan, terorisme, korupsi, dan segala macam kriminalisasi di Indonesia akan segera berakhir. ”Hasilnya sukses besar. Seluruh rakyat larut dalam pesta dangdut dan tumpengan di mana-mana.





JADWAL PEMILU 2009

30 01 2009

Bagi seluruh rakyat Indonesia pasti sudah tahu semua kan kalo tahun ini adalah tahunlogo-pemilu-2009-haneev keramat…Loh napa?? Ya iyalah wong wakil rakyatnya dah mau abis masa kontraknya..hehehe

Biar gak lupa kapan harus kampanye, masa tenang dan masa coblosan ni aq kasih Jadwalnya. Mudah-mudahan dengan jadwal ini semuanya bisa saling kontrol baik yg mau jadi caleg atau hanya sebagai pemilih. Semoga PEMILU 2009 lebih baik dari PEMILU sebelum-sebelumnya….Amiin.

Berikut Jadwalnya:

Pelaksanaan kampanye pertemuan terbatas (tatap muka, pers, penyebaran bahan)
12 Juli 2008 – 5 April 2009

Pelaksanaan kampanye rapat umum
16 Maret 2009 – 5 April 2009

Masa tenang
6 – 8 April 2009

Pemungutan dan penghitungan suara
9 April 2009

Penetapan hasil pemilu
19 April 2009 (KPU Kab/Kota), 24 April 2009 (KPU Provinsi), 9 Mei 2009 (KPU)

Penetapan perolehan kursi
15 – 17 Mei 2009 (DPRD Kab/Kota), 17 – 18 Mei 2009 (DPRD Provinsi),

19 – 20 Mei 2009 (DPR dan DPD)

Penetapan dan pengumuman calon terpilih
17 – 18 Mei 2009 (DPRD Kab/Kota), 19 – 20 Mei 2009 (DPRD Provinsi),

21 – 24 Mei 2009 (DPR dan DPD)

Pemberitahuan kepada calon terpilih
19 – 24 Mei 2009 (DPRD Kab/Kota), 21 – 28 Mei 2009 (DPRD Provinsi),

25 Mei – 4 Juni 2009 (DPR dan DPD)

Peresmian keanggotaan
Juni 2009 (DPRD Kab/Kota), Juli, Agustus 2009 (DPRD Provinsi), September 2009 (DPR dan DPD)

Pengucapan sumpah/janji
Juli 2009 (DPRD Kab/Kota), Agustus 2009 (DPRD Provinsi),

1 Oktober 2009 (DPR dan DPD)








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 301 other followers